Pengesahan SD Lab UM Sebagai Sekolah Nasional Bertaraf Internasional
SD LABORATORIUM Universitas Negeri Malang adalah pelopor sekolah berstandar internasional untuk jenjang sekolah dasar. Jauh hari sebelum PP No 19/2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan UU No 14/2005 tentang Guru dan Dosen disahkan, SD Laboratorium UM telah mengawali merintis pendidikan internasional dengan membuka kelas internasional.
Hingga 5 Juli 2007 lalu, SD Lab UM mendapat penobatan sebagai International Center (Pusat Pendidikan dan Ujian Internasional) dari University of Cambridge International Examination of (CIE). Universitas Cambridge, London sendiri merupakan peringkat tiga universitas terbaik dunia.
Penobatan ini sekaligus memberi pengakuan dan lisensi untuk penyelenggaraan kelas internasional untuk tiga maple (Bahasa Inggris, Matematika dan Sains) pada tingkat primary school (SD) dan lower secondary school (SMP). Dengan fungsi ini pula, SD Laboratorium UM bisa menjadi sekolah satu atap yang memberikan pelayanan pendidikan 9 tahun (SD-SMP) dalam satu lokasi.
Kepala sekolah SD Laboratorium UM , Drs. Suprihadi Saputro S.Pd, M.Pd menjelaskan , di kelas internasional ini pihaknya mengembangkan bahasa inggris aktif sebagai bahasa pengantar dalam pembelajaran. Untuk ujian evaluasi dilakukan dengan standard internasional dengan menggunakan instrument soal-soal ujian dari Universitas Cambridge secara on-line melalui internet.
Bahkan, mengutip pernyataan Chief Executive CIE, Suprihadi menjelaskan, sebagai pusat pendidikan dan sertifikasi internasional, SD Lab UM juga mengadakan dan memfasilitasi ujian kualifikasi internasional bagi siswa lain di Indonesia yang ingin mendapatkan sertifikasi akademik yang diakui dan bisa diterima secara internasional.
Pengakuan sebagai pusat pendidikan internasional bukan tanpa usaha sama sekali. Proses dan media pembelajaran serta dukungan sarpras dari SD lab UM telah memenuhi standarnisasi pelayanan pendidikan Internasional Universitas Cambridge. Di SD Lab UM telah dikembangkan model pendidikan akselerasi, pelayanan belajar indiviidual, dan mastery learning (belajar berdasarkan penguasaan) melalui modul per-unit.
Model pembelajaran dan pendidikan semacam ini berimpilkasi pedagogis menumbuhkan kemandirian anak, merangsang minat membaca dan menguasai bahan ajar, serta motivasi mencari referensi sebanyak-banyaknya.
Karena itu pula di SD lab UM mengembangkan sistem belajar siswa berkelanjutan dan memfungsikan 2 guru di setiap kelas.Sedangkan sarana pembelajaran yang harus dipenuhi di SD Lab UM adalah full multimedia yang terhubung secara on-line di setiap kelas. Bahan ajar wajib yang digunakan semuanya merupakan referensi Universitas Cambridge atau negara lain yang berbahasa inggris.
Standarnisasi tenaga pendidik tidak luput dari perhatian SD yang memiliki kelompok sadar lingkungan anggota LSM dunia ini. Semua guru kelas internasional SD Lab UM harus disertifikasi oleh Universitas Cambridge. Dalam kaitan ini semua guiru haris mampu membuat portofolio mengajar dan membuat modul pembelajaran serta kreatif dalam mengajar.
Dengan dukungan penuh pihak UM, SD Lab UM berkomitmen menjadi sekolah rujukan bagi SD lokal maupun daerah lain. Bentuk komitmen ini bisa diwujudkan dengan memberi akses dan fasilitasis kepada SD lain untuk bisa mengikuti dan memanfaatkan program dan sertifikasi pendidikan internasional bagi siswa ataupun guru.
Untuk itu pada tanggal 18 Agustus 2007 SD lab UM diresmikan sebagai Sekolah Nasional Bertaraf Internasional yang ditandai dengan penandatangan prasasti pendidikan dasar laboratorium oleh kepala sekolah SD Lab UM Drs. Suprihadi Saputra, Rektor UM Prof Dr. H. Suparno dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dr. H. Shofwan SH. MSi.